Laman

Selasa, 07 Agustus 2012

Satuan Internasional


Satuan Internasional



Dengan adanya satuan yang beraneka ragam dalam melakukan pengukuran, dibutuhkan satuan standar yang mempunyai syarat selalu sama dimana pun dan kapanpun digunakan. Satuan tersebut juga tidak mengalami perubahan oleh pengaruh apapun dan harus mudah ditiru oleh siapa saja yang menggunakannya. Berdasarkan syarat tersebut, para ahli menetapkan suatu sistem satuan yang berlaku menyeluruh, yaitu dengan mendefinisikan sistem satuan baku. Sistem satuan ini dikenal dengan nama sistem Satuan Internasional, disingkat sistem SI dan dikenal dengan nama sistem metrik. Sistem SI ini dibagi dua, yaitu sistem MKS dan cgs.
Perhatikan tabel di bawah ini
Sistem Metrik
Panjang
massa
Waktu
MKS
meter (m)
kilogram (kg)
sekon (s)
Cgs
centimeter (cm)
gram (gr)
sekon (s)


Satuan Baku dan Tidak Baku

Di dalam mengukur, seringkali kita terpengaruh dengan satuan yang sudah ada di tengah kita. Seperti contoh di atas, mengukur panjang meja dengan jengkal, volume air dengan ember, gayung dan lainnya. Satuan-satuan tersebut di sebut satuan tidak baku karena hanya berlaku setempat dan hasil pengukurannya tidak selalu sama.
Oleh karena itu, untuk menghindari perbedaan hasil pengukuran, maka dibuatlah alat ukur dengan satuan yang baku atau standar. Berikut contoh dari pengukuran dengan alat ukur baku:
*mengukur meja dengan mistar
*mengukur suhu badan dengan termometer
*menimbang berat badan dengan timbangan
Pengukuran di atas adalah pengukuran dengan menggunakan alat ukur baku sehingga satuannya juga baku. Satuan baku adalah satuan bila digunakan untuk mengukur hasil pengukurannya selalu tetap untuk semua orang.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar